PENERAPAN ANALISIS FISHBONE DALAM KEBIJAKAN GARAM RAKYAT DI KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS: SWASEMBADA GARAM RAKYAT)

Authors

  • Mohammad Hadiyanu
  • Novie Andri Setianto
  • Budi Dharmawan

Keywords:

Garam Rakyat, Swasembada Garam, Diagram Fishbone

Abstract

Permintaan kebutuhan garam nasional semakin tahun meningkat seiring berkembangnya usaha yang membutuhkan garam. Kebutuhan permintaan garam tidak sejalan dengan kemampuan produksi, maka Menteri Kelautan Dan Perikanan pada tanggal 26 Desember 2009 mencanangkan adanya Gerakan Swasembada Garam Nasional. Oleh karena itu, akar permasalahan garam rakyat di Kabupaten Cirebon belum teridentifikasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akar permasalahan garam rakyat, faktor-faktor yang mempengaruhi swasembada garam rakyat dan tindakan perbaikan yang dilakukan untuk mencapai swasembada garam rakyat di Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di Kabupaten Cirebon. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis fishbone. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akar permasalahan garam rakyat di Kabupaten Cirebon yaitu lahan, kriteria produksi, proses, tenaga kerja, produktivitas, pemasaran, modal, tempat penyimpanan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

14-11-2022

How to Cite

Hadiyanu, M., Novie Andri Setianto, & Budi Dharmawan. (2022). PENERAPAN ANALISIS FISHBONE DALAM KEBIJAKAN GARAM RAKYAT DI KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS: SWASEMBADA GARAM RAKYAT). SEMAGRI, 2(1). Retrieved from https://semagri.upnjatim.ac.id/index.php/semagri/article/view/6